Aku, Rapat, HIMA, Rumah, dan Ayah…

Sore tadi ada jarkoman yang memberitahukan bahwa besok pagi ada rapat panitia suksesi jam 09.00 pagi di sekre HIMAFI untuk membahas masalah konsumsi dan persiapan raker. Dan aku befikir… “Lho, jadi ta raker tanggal 27 besok?” Bukan apa – apa tapi karena seingat dan sepemahanku, Ketua suksesi pas malem minggu bilang “gak papa kalo gak jadi di pandaan dan mau raker di kampus. Semua ada resikonya. Tapi jadikan ini pembelajaran buat kita semua” dan samapi minggu siang presiden juga menegaskan “aku pengennya raker di kampus aja. Menghemat biaya dan lagi mencari waktu yang tepat aga semua anggota bisa datang semua”

Dari semua percakapan yang ada pada hari sebelum – sebelumnya, kontan saja jarkoman sore tadi membuatku kaget dan merasa sedikit terbaikan. Kenapa? Aku ini Koor sie acara lho… Yang mengatur gimana jalannya acara pas raker ntar terlebih aku juga bakal ngurusi konsumsi selama disana terutama yang kita masak sendiri. Aku juga Kabiro Admin di HIMA yang nantinya akan mencatat proses dan hasil dari setiap detail acara HIMA yang ada dalam 1 kepengurusan ini.

Aku cukup kesal… Meskipun sebenarnya bukan karena aku merasa terabaikan. Melainkan karena aku sepertinya tidak akan megikuti rapat besok. Sekarang sedang libur semester kawand dan aku ada di rumah. Okelah perjalanan Bangkalan Surabaya hanya 45 menit lewat suramadu dan 2,5 jam kalo lewat kapal. Hanya saja bukan itu yang menjadi masalah. Tapi izin kepada Ayah dan Ibuk yang menjadi masalah. Aku sangat bersyukur selama ini kedua orang tuaku tidak pernah menuntut lebih dari diriku. Mereka berdua menerimaku apa adanya, termasuk dengan jadwal kepulanganku yang amat teramat sangat jarang sekali. Yang terkadang hanya 2 sekali padahal Surabaya Bangkalan itu relatif dekat. Termasuk libur semester ini yang harus sering bolak balik Bangkalan Surabaya karena kesibukan di kampus. Sampai  suatu waktu Ayah bilang “Mbak, kalo dirumahnya agak lama ndak bisa ya? 1 Minggu aja. Gak perlu sampe 2 minggu atau 1 bulan.” Tahukah bagaimana rasanya? Sakiiit sekali. Karena Ayah yang selama ini begitu memanjakanku sampai meminta hal seperti itu dan aku tidak bisa memenuhinya! Aku sayang Ayah, begitu menyayanginya hingga tak pernah ingin untuk menolak semua pintanya. Bahkan permintaanya agar aku aktif di HIMA! Ya, Ayah yang memintaku untuk memasuki sesuatu yang awalnya sangat kubenci. Tapi sekarang aku bahkan tak mampu memenuhi inginnya agar aku berada di rumah selama satu minggu. Padahal sebenarnya itu bukan perkara sulit bukan? Bukan suatu hal yang mustahil untuk kulakukan bukan?

Aku masih ingat tentang keberangkatanku ke Surabaya hari Rabu yang lalu. Ayah memelukku dan mencium kedua pipiku. Hal yang biasanya hanya Ayah lakukan hanya ketika Ayah tak mampu lagi menahan emosinya. Hal yang ternyata membuatku semakin berat untuk meninggalkan rumah menuju Surabaya untuk menunaikan semua tugas disana. Jadi, saat sekarang aku masih baru menginjak hari ke 3 dirumah, haruskah aku kembali??? Aku tak ingin melihat wajah orang yang kusayangi diselimuti mendung yang begitu pekat. Tidak, aku belum sanggup untuk itu. Atau mungkin memang tidak akan pernah sanggup untuk itu. Jadi biarkan aku disini sehari lagi dan kembali ke Surabaya hari rabu pagi. Sesuai dengan izin yang kudapatkan dari Ayah.

Kenapa aku malah melantur kemana – mana ya? -,-a Oke back to topppppppppic…😀 Jadi intinya rapat besok aku gak bakal dating. Sekalipun ada yang bilang ini mendesak aku bakal mantau itu semua dari sini, dari rumah…🙂 Sungguh aku juga merasa gak enak, berasa egois juga seenaknya sendiri. Tapi tolong mengerti sedikit saja. Memahami sedikit saja. Aku hanya ingin melihat Ayah senang dengan keberadaanku. Setidaknya aku tidak ingin kesibukanku di luar membuatku mengabaikan orang yang begitu kusayangi…🙂

*Sebuah episode tak terduga yang muncul hari ini…🙂

29 responses

  1. Keluarga memang tetap yang utama, mbak😀
    Memang sulit rasanya menolak keinginan orangtua, apalagi mengesampingkannya demi urusan yang masih bisa ditoleransi jika ditinggalkan😀

    Selamat liburan yaaa😀

    • Iya…😦 terlebih kalo Ayah yang minta… Huwaaah… gak bisa dan gak mau nolak rasanya…
      Iya… makasih ya buat supportnya…🙂 semoga liburan kali ini menyenangkan…🙂
      Met beraktivitas yak🙂

  2. pokok di list apa yang bakal kamu sampein andai kamu ada disana . titipin ke temenmu yang bisa kamu percaya . dan semua point-point yang sudah kamu buat buat dibahas itu harus disampaikan sejelas mungkin sama temenmu tadi . selain biar kamu ga dicap melepas tanggung jawab , biar kamu tetep bisa handle walau kamu di rumah . semangat , terabaikan itu akan jadi hal yang sering kamu jumpai nantinya🙂

**Apa Komentarmu???** ^o^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s