BINTANG itu MASIH yang TERINDAH

Gambar

Oktober nanti menunjukkan bahwa 3 tahun telah berlalu. Tapi kenapa rasanya masih begitu berat? Mengapa rasanya masih begitu sakit? Mengapa begitu sulit tuk kembali terbuka?

Dimataku, dy tetap yang terindah. Selalu tampak sempurna dengan segala kelebihannya yang terekam di memori otak dan hatiku. Senyumnya. Suaranya. Bahasa tubuhnya. Aaah… segala yang ada padanya selalu mampu untuk menenangkanku.

Baginya, aku adalah yang pertama. Dan juga yang terakhir. Baginya, aku adalah bunga indah yang baru saja mekar. Yang harus dijaga dengan baik dan dilindungi dengan segenap kemampuan yang dy miliki. Bersamanya membuatku berarti…🙂

Bagiku, dy adalah cinta pertama. Tapi menurutnya, dy tak boleh menjadi yang terakhir untukku. Dulu, aku selalu mendebatnya dalam hal ini. Karena yang kumau, dy adalah yang pertama dan terakhir. Yang menjadi Qawwamku dan Ayah dari jundi – jundi kecil yang kulahirkan kelak. Tapi kini, aku mengerti maksudnya. Karena ternyata ALLAH memiliki rencana lain untukku.

Di mataku, kau takkan terganti. Kedewasaanmu, ketulusanmu, kesabaranmu, semua yang ada padamu membuatku semakin mengagumimu. Menyanjungmu bahkan kadang memujamu. Karenanya terasa hancur ketika semua ini terjadi. Merasa bahwa bahagia itu telah hilang dari hidupku… :’)

Dan kini, menuju 3 tahun itu. Aku masih ragu tuk melangkah. Ragu untuk menyukai orang lain. Ragu untuk menyerahkan hatiku. Ragu untuk merasa percaya. Takut mengecewakan dan dikecewakan. Takut masih belum bisa ikhlas kalau ternyata penggantinya tidaklah seperti dirinya. Takut membanding – bandingkan orang lain dengan dirinya.

Yang kutahu, kuingat dan kupahami. Kamu masih yang terindah. Tetap yang terindah…🙂

Sepinya hari yang ku lewati
Tanpa ada dirimu menemani
Sunyi ku rasa dalam hidupku
Tak mampu ku tuk melangkah

Masih ku ingat indah senyummu
Yang selalu membuatku mengenangmu
Terbawa aku dalam sedihku
Tak sadar kini kau tak di sini

Engkau masih yang terindah
Indah di dalam hatiku
Mengapa kisah kita berakhir
Yang seperti ini

Hampa kini yang ku rasa
Menangis pun ku tak mampu
Hanya sisa kenangan terindah
Dan kesedihanku

By : Sammy Simorangkir / Kesedihanku

Gambar

asal foto – foto :

http://sofianblue.wordpress.com/tag/senja/

http://respatimanes.blogspot.com/2012/07/senja-melukis-airmataku.html

14 responses

**Apa Komentarmu???** ^o^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s