LAPRAKT 2 BIOMEK : GAYA TEKAN PADA SEGMEN L5/S1

TUJUAN

Mengukur parameter segmen tubuh manusia dan menentukan tekanan perut gaya otot pada spinal erector dan gaya tekan ada segmen L5/S1 dengan menitikberatkan pada kasus pengangkatan beban statis.

ALAT DAN BAHAN

  1. Timbangan beban
  2. Meteran dan busur

DASAR TEORI

Sistem gerak pada tubuh manusia dibagi menjadi dua, yaitu sistem gerak aktif dan sistem gerak pasif. Sistem gerak aktif yang dimaksud adalah otot, sedangkan yang pasif adalah tulang atau rangka. Selain tulang dan otot jug atredapat jaringan pembantu dalam proses gerak yaitu jaringan penghubung (connective tissue).

Tulang adalah alat untuk meredam dan mendistribusikan gaya/tegangan yang ada padanya. Tulang yang besar dan panjang berfungsi untuk memberikan perbandingan terhadap beban yang terjadi pada tulang tersebut. Mungkin dalam aplikasinya, biomekanika selalu berhubungan dengan kerangka manusia (Eko Nurmianto, 1996).

Otot adalah organ tubuh yang mampu berkontraksi untuk melakukan sebuah gerakan dengan bantuan tulang atau rangka. Otot pada ubuh manusia ada tiga macam, yaitu otot jantung, otot polos dan otot rangka. Otot rangka inilah yang berperan dalam proses bergerak. Otot rangka merupakan bagian penyusun terbesar tubuh kita.

Jaringan penghubung(connective tissue) adalah jaringan yang menghubungkan antara otot dengan tulang dan tulang dengna tulang. Jaringan yang menghubungkan otot dengan tulang adalah tendon. Tendon terdiri dari serabut-serabut kolagen yang letaknya paralel dengan panjang tendon. Tendon bergerak dalam sekelompok jaringan serabut dalam satusatu area dimana adanya gaya gesekan harus diminimalkan. Bagian dari jaringan ini memerlukan cairan synovial sebagai pelumas. Sedangkan jarring yang menghubungkan antara tulang dengan tulang adalah ligamen. Ligamen berfungsi untuk menyetabilkan sambungan (joint stability) atau membentuk bagian sanbungan dan menempel pada tulang.ligamen tersusun atas kolagen yang tidak paralel. Adanya tegangan konstan akan memperpanjang ligamen dan menjadikannya kurang stabil dalam menjaga sambungan. Selain tendon dan ligamen, juga terdapat sambungan cartilagenous yang memiliki fungsi sebagia pergerakan yang relatif kecil, seperti sambungan tulang iga dan pangkal tulang iga. Adanya gerakan yang relatif kecil pada setiap joint-nya maka dapat mengakibatkan terjadinya fleksibilitas badan manusia untuk membungkuk, menengadah  dan memutar.

Gabungan dari tulang, otot dan jaringan penghubung menghasilkan gaya dan momen gaya yang dapat dihitung secara parsial untuk setiap segmen tubuh.

Laporan lengkapnya bisa di download disini :

Laporan Prak. Gaya Tekan By Pheer

**Apa Komentarmu???** ^o^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s